Wabah Mobile Legend Desa Cinyawang Patimuan

MOBILE Legends merupakan salah satu game andalan dari MOBA yang sudah tidak asing lagi di dengar dalam kalangan muda, sebelum game ini muncul, juga sempat muncul game yang tak kalah populernya yakni Clash of Clans (COC) dan Pokemon Go, namun keduanya saat ini tergantikan oleh game ML ini.

Patimuan


Setidaknya terdapat beberapa alasan kenapa kalangan muda keranjingan dengan game ini, salah satunya menurut mereka bermain game merupakan cara terbaik untuk menghilangkan kejenuhan. Namun, hal ini sering kali di salah gunakan, mereka bermain di saat waktunya belajar, bahkan mereka mengesampingkan tugasnya hanya untuk bermain ranked (salah satu medan perang di ML) dengan temannya.

Akankah hal yang seperti ini jika terus menerus dilakukan berdampak untuk pendidikan? Sebelum menjawabnya perlu kita sadari bahwa sesuatu yang telah merasuk dalam alam bawah sadar sangat sulit untuk dihilangkan, begitu juga dengan sebuah kegiatan yang dilakukan berulang-ulang sehingga kita mendapatkan kenikmatan di dalamnya, maka secara bertahap yang demikian itu akan memasuki alam bawah sadar kita.

Padahal jika kita melihat lebih luas lagi yang seharusnya kalangan muda saat ini dianggap sebagai generasi emas, dengan harapan mampu membawa perubahan untuk negeri. Saat ini anggapan yang demikian itu seakan mustahil untuk bisa tercapai jika kalangan muda masih asyik dengan kesibukan yang sifatnya hanya musfra (sia-sia).

Di desa cinyawang begitu banyak anak muda remaja memainkan game ini hingga larut malam.

0 comments

Post a Comment